rambut pendek - Bisa dibilang aku adalah orang yang beruntung, bagaimana tidak dalam usia muda sudah memiliki segalanya. Mobil mewah, Rumah mewah aku sudah punya bahkan bukan hanya satu tapi ada beberapa, uang jangan ditanya....
Cuma satu yang aku belum punya, yaitu kekasih yang akan aku jadikan pendamping hidupku, bukan karena aku tidak cakep, untuk laki2 aku bisa dikasih nilai 7.5 lah. Susah benar rasanya mencari cewek yang tulus mencintaiku. Sampai timbul ide untuk menyamar dan menghilang dari kesibukan sehari hariku sebagai pengusaha.
Oke... hari yang kurencanakan pun tiba maka aku keluar rumah mewahku dengan hanya membawa baju secukupnya dan pergi tanpa mobil namun hanya motor bebek pembantuku yang aku bawa.
Singkat cerita aku ngontrak di perkampungan di daerah jakarta yang lumayan padat, untuk pertamanya agak susah menyesuaikan diri tapi lama2 aku terbiasa dan sudah sekitar 3 bulan lamanya aku menjalani hidup seperti ini. Untuk bekal hidup aku bekerja sebagai Office Boy disebuah Perusahaan kecil.
Disinilah petualangan Cintaku berawal, ketika ada seorang Staff pada perusahaan itu yang aku anggap sreg dengan hatiku, orangnya kalem, manis dan sopan. Aku dekati dan aku beranikan diri untuk mengutarakan perasaanku walaupun pada awalnya ditolak, lama kelamaan akhirnya diterima juga hingga akhirnya kamipun merencanakan pernikahan.
Namun sebelum pernikahan aku berusaha untuk menguji sampai mana cintanya padaku, aku katakan padanya:
" dik, apa kamu benar cinta sama aku?? "
Dia menjawab " iya lah mas , kalau aku ga cinta masa aku mau nerima kamu .."
" Jujur dik, untuk menikah aku tidak punya dana yang cukup"
" Aku punya nih mas " sanggahnya
" kamu ada berapa dik? "
" aku ada tabungan, sekitar 3jtan mas" jawabnya lagi
" aku hanya punya 2jtan dik" balasku
Jadi kurang lebih kami hanya punya sekitar 5jtan untuk persiapan pernikahan....
Akhirnya kamipun mencari pinjaman kesana kesinisehingga terkumpullah sekitar 10jtan,aku sengaja untuk tetap merahasiakan statusku yang sebenarnya..
Persiapan resepsi sederhana mungkin cukup untuk dana 10jtan, namun untuk mas kawin kami masih harus mencari sedangkan pernikahan tinggal 3hari lagi....
Lalu calon istriku berkata " mas mau ga nemenin aku? "
"Kemana dik?" jawabku
"aku ada janji ama Teman" jawabnya
Singkat cerita sampailah kami disuatu rumah kemudian kami masuk, dan lalu calon istriku diajak masuk kesuatu ruangan dan aku disuruh menunggu diruang tamu....
Selang sekitar 10 menit aku merasa khawatir, lalu aku intip betapa calon istriku sedang dicukur, rambutnya yang panjang diikat beberapa bagian lalu dengan Mesin cukur dicukur perlahan lahan sampai habislah rambut dikepala calon istriku....
Namun ketika akan dikeerok dengan pisau cukur, aku bilang " tunggu, jangan dikerok sekarang"
Lalu mereka sepakat agar kepala calon istriku tidak dikerok namun dibiarkan botak grepesan.
Selesai itu mereka memberikan sejumlah uang kepada calon istriku, dan lalu calon istriku mengeluarkan kain yang akan digunakan sebagai Jilbab...
Diperjalanan pulang calon istriku erkata " Mas aku mencintaimu dan uang ini aku kasih buat kamu belikan mas kawin"
Singkat Cerita sampailah acara yang dinantikan sehingga malam pertamapun tiba,
" Dik orang tuamu tau ga kalau kamu botak?"
" tau masu dan sempat masrah, karena pengantin koq botak. Namun aku bilang aku nazar kalau akan nikah aku akan cukur botak akhirnya merakapun mengerti."
" ini malam pertama kita dik, buka dong jilbabnya"
Lalu istriku membuka jilbabnya dan terlihatlah rambut botak yang agak kasar numbuh dikepalanya"
Kucumbu istriku samapai kami berdua relanjang bulat, perlahan kujilati kemaluan istriku sambil kucukur jembut halusnya sampai bersih....
Tanpa disuruh lalu istriku mulai menjilati seluruh tubuhku dan sampailah di kemaluanku...
Lalu kubisikkan " mas kerok sekarang yang rambut kepala kamu dik?"
lalu dia mengangguk sambil terus menjilati dan menghisap kemaluanku. kukerok habis sampai tidak tersisa sedikitpun...
Kurebahkan lalu kumasukkan kemaluanku ke lubang kemaluannya sampai keluarlah darah keperawanannya.
Kami mengulanginya beberapa kalin sampai badan kami terasa lunglai....
Setelah malam pertama aku berencana untuk menceritakan yang sesungguhnya, karena aku terkesan dengan pengorbanan istriku yang manis....