storyhairfetish.blogspot.co.id Hari ini adalah hari yg istimewa buatku,krn hari minggu ini rencananya rambut panjangku akan kupotong pendek,suamiku sudah bersiap"sedangkan aku baru mau ganti baju,aku memakai baju gamis warna coklat dan jilbab lebar serta cadar dg warna yg sama,
sedangkan rambutku aku sanggul biasa saja,walaupun aku memakai jilbab lebar namun krn rambutku yg panjang dan sangat lebat jadi tampak menonjol besar dibalik jilbab.stl aku siap kamipun berangkat,dalam perjalanan kami ngobrol tentang potong rambut.
suami#ingin dipotong seberapa dek ,
aku#terserah kakak aja inginnya rambutku dipotong seberapa sy nurut,
suami#kalau dipotong pendek sebatas leher sekalian gimana dik,
aku#(sempet terdiam) yau dah gak papa kalau inginnya kakak begitu
suami#kamu gak merasa sayang rambut panjangmu dipitong pendek
aku#sebetulnya sayang kak,tapi ya gak apa apa,kalau kakak senang,lagian aku juga ingin merasakan juga gimana penampilanku dengan rambut pendek,kayaknya enak praktis,
suami#kita kesalon umum aja ya,soalnya kalau khusus wanita aku gak boleh masuk kedalam, aku#la gimana kak,nanti wtk rambutku dipotong tiba"ada laki"masuk gimana,sy kan malu,
suami#(sambil bercanda)ya gak papa anggap aja bonus liat kamu, aku pura" marah kucubit lengan suamiku,
aku#jadi boleh kalau aku diliat laki laki lain tanpa berjilbab, begitulah obrolan kita sampai akhirnya kendaraan dibelokin keplataran sebuah ruko,stl ku perhatikan disitu ada sebuah salon umum,
setelah kendaraan diparkirin lalu kamipun melangkah kesalon tsb,hatiku rasanya gak karuan,ada rasa takut malu ,grogi menyatu jadi satu,itu krn baru pertama kali aku kesalon,kami lalu dipersilahkan masuk,didlm cuma ada dua orang pelanggan,
setelah masuk kami ditanya mau ngapain,oleh suami bilang istri ingin potong rambut ,kami dipetsilahkan duduk nunggu gilitan,stl itu aku dipanggil,dg rasa gemetar,dan grogi kulangkahkan kakiki ketempat duduk yg buat motong rambut,lalu aku diperintahkan utk melepas jilbab dan cadarku,sempat ragu aku melepas jilbabku,namun dg isyarat suamiku,akhirnya pelan"kulepas jg jilbab dan cadarku lalu kuserahkan suamiku,
kini tampak didepan kaca seorang cewek dg rambut yg disanggul besar,lulu pelan "sanggul rambutku dilepas shg terurailah rambutku hingga kelantai,si embak nya bengong"melihat rambutku yg sangat panjang itu,ia bertanya ingin dipotong seberapa,kujawab potong seleher,
si embak pemilik salon itu hampir tak dg keingunanku itu,ia bilang gak sayang rambutnya dipotong pendek,ku bilang gak papa,bosen jwbku,si embak lalu mulai menyisir rambutku terlebih dahulu lalu ia mulai menggunting rambutku sedikit",
sebatas leher,pelan tp pasti rambut panjangku yg se mata kaki itu mulai berganti sebatas leher,selang 15menit selesai sudah rambutku dipotong sebatas leher,namun tiba"suamiku bisiki sesuatu ke mbak yg motong rambutku,
tau apa yg dibicarakan yg jelas stl itu si mbak mulai memotong rambutku lg,aku diam saja,stl beberapa saat selesai sudah motong rambutku,kupandangi wajahku dicermin,tampak seorang cewek dg potongan rambut sebatas daun telingaku sedangkan bagian blakangnya lebih pendek lagi,trus depannya dikasih poni,aku gak tau nama model potongan spt itu,walaupun ada rasa sayang dan sedih namun aku ada jg rasa senang dan bangga krn cocok dan pas,
setelah selesai lalu kupakai lg jilbab dan cadarku,lalu kita pun pulang,sempet ku lirik potongan rambutku itu yg berserakan dilantai,potongan rambutku tadinya mau kubawa pulang,cuma si embak minta potongan rambutku,katanya bisa dibikin sanggul bs jd dua.dlm perjalanan pulang suamiku bilang pas potongan rambutku,aku pun senang,
malam harinya saat kami ngobrol",suamiku bilang gimanana bila rambutku dipendekin lagi,aku srmpet bingung mau dipendekin seberapa lg wong rambutku sudah pendek begini,namun demi suamiku akupun mau,begitulah kehidupan rumah tannga kami,hinnga sudah seminngu rambut panjangku dipotong pendek,.
Pagi ini saat suamiku berangkat kerja aku pun sedirian tiba"ada orang yg ketok pintu stl kubuka tenyata yg datang adalah mbak nur,saat jutanya ada apa dia bilang gak ada apa"cuma ingin main saja,mbak nur orangnya supel mudah bergaul kemana" sama sptti aku berjilbab dan bercadar ia jg memiliki rambut yg sangat panjang sampai selutut ,
kami ngobrol diruang tamu,rupanya saat ngobrol ia memperhatikan aku kok nggak ada tonjolan besar diblakang kepalaku,lalu ai pun bertanya kpdku apa rambut panjangku apa dipotong,ku jwb iya rambut panjangku sudah kupotong pendek,mbak nur penasaran ia minta agar aku memperlihatkannya,akupun melepas jibabku,
maka terlihatlah rambutku yg tinngal sebatas leher,melihat itu mbak nur kaget terbengong"ia hampir gak percaya melihatnya,rambutku yg panjangnya semata kaki,tinngal 2cm,menyentuh tanah kupotong super pendek.namun ia jg memujiku bahwa aku kelihatan lebih cocok dan tampak lebih muda katanya,aku pun menawarin mbak nur utk memotong pendek rambutnya sptku,kubilang dg rambut pendek perawatannya mudah simpel dan tentunya ringan dikepala,ia pun mulai tertarik dg kata"ku.............
gimana mbak nur jg akan memotong pendek rambutnya apa tidak tunggu berikutnya