Basri hari itu ditugaskan kantor mengantarkan Barang client di rumahnya di komplek elit kota tersebut, saat itu dia menggantikan temannya yang biasa mengantar kesana. Teman-teman sopir lainnya mengingatkan saya Basri banyak sabar bila berhadapan dengan konsumen itu nantinya, mereka bilang konsumen ini termasuk yang paling merepotkan dan punya kesan buruk di mata sopir lainnya yang pernah mengantar barang kesana. Konsumen itu adalah seorang wanita paruh baya cantik namun punya sentiment buruk dengan semua orang, namanya
Ibu Vero saat itu dia hanya mengenakan daster dengan rambut coklat disanggul begitu saja terlihat mengundang nafsu namun tidak dengan perangai nya dan Basri pun merasakan buruknya tutur kata wanita ini. Basri memperhatikan di rumah ini wanita tersebut hanya tinggal sendiri dengan dua orang pembantu dan seorang Bodyguard di rumahnya.
Kebetulan barang yang dikirimkan ke wanita tersebut saat itu agak banyak, setelah saya turunkan dan menaruh barang nya di kamar Ibu Vero, dia meminta Basri untuk menunggu dulu selama mengecek barang nya. Selagi menunggu di mobil seorang pembantu Ibu vero datang ke Bisri memberikan secarik kertas dan meminta saya membacanya nanti saja setelah keluar dari rumah tersebut. Terlihat wajah ketakutan padanya dan langsung cepat-cepat kembali ke dapur setelah memberikan kertas tersebut kepada Basri. Dan Ibu vero pun keluar memberikan surat jalan yang telah ditanda tanganinya dan berlalu begitu saja dengan rambut coklatnya terurai sepinggang.
Rupanya saya sedang hoki karena rekan sopir yang lain biasanya agak di persulit dan ditanyai macam macam untuk mendapat tanda tangan di surat jalan barang.
Penasaran dalam perjalanan saya buka dan baca kertas yang di berikan pembantu Bu Vero tadi. Ternyata pembantu ini meminta bantuan untuk menolongnya keluar dari rumah Bu Vero. Disebutkan bahwa bu Vero sering memperlakukan tidak baik Dia dan temannya selama menjadi pembantu disana, bahkan bu Vero menahan 2 bulan gaji dan menempatkan Bodyguard agar tidak kabur. Dia juga meninggalkan sebuah nomor handphone di kertas tersebut.
Sepanjang perjalanan Basri jadi berfikir untuk menolong atau tidak. Hati kecil bilang untuk menolong namun logikanya masih bergelut dengan bagaimana dengan cara nya. Pusing memikirkan itu Bisri pun mencoba sms ke nomer sang pembantu. Untuk sekedar menguatkan Dia bahwa melaporkan polisi akan sangat kekurangan bukti dan biaya untuk memperkarakannya. Hingga terpikirkanlah ide Basri dengan mengumpulan semua informasi penting dari sms sang pembantu. Sang pembantu pernah menginformasikan bahwa Ia heran
Ibu vero punya banyak uang padahal usahanya hanya sebagai disrtibutor barang elektronik yang berasal dari tiongkok. Ternyata diiketahui Ibu vero ini termasuk Bandar judi di kota tersebut. Bisri pun menyuruh sang pembantu untuk merekam keadaan ketika Ibu Vero memperlakukan kasar dia dan temannya. Setelah Banyak alat bukti untuk mempidanakan Ibu Vero Tapi Bisri rupanya menemukan Ide lain agar tidak berurusan dengan Kepolisian dan tetap bisa mengerjai Ibu vero yang cantik.
Malam itu basri menghubungi si pembantu agar mempersiapkan diri untuk keluar dari rumah itu dan mengatur cara agar Bodyguard rumah meminum obat tidur dan berhasil. Saya mengajak 2 teman saya temi dan jaka beraksi malam ini. Dengan mudah kami bertiga masuk rumah dengan bantuan si pembantu itu dan langsung ke kamar Ibu vero yang sedang tertidur.
Dengan sigap temi dan jaka menggotong tubuh Ibu Vero dan mendudukannya terikat di kursi rias kamarnya, selagi dua teman Basri itu mengurusi Ibu vero yang teriak teriak, Basri mencoba mencari tempat penyimpanan uang di kamar Ibu Vero, setelah menemukannya dia mengambil uang tersebut sekitar 20 juta dan memberikannya ke 2 pembantu Ibu Vero dan menyuruh mereka bergegas pergi dari rumah ini. Basri pun kembali ke kamar Ibu Vero yang terlihat sudah agak tenang duduk terikat di bangku itu.
V: oh.. Bangsat jadi kamu yang ngelakuin ini. Anjing lepasin gw… atau gw
B: atau apa bu?.... lapor ke polisi
Plak.. Bisri menampar pipi Ibu vero dan kembali Ia berteriak teriak bersumpah serapah dengan keadaan terikat
V: Anjing…Babi…Goblok..Bangsat lepasiiin gw
B: Duh… ni rumah kedap suara yah, sampai sampai pemiliknya kena batunya sendiri hahahahaha
V: Mau lu apa anjing..
Basri kemudian menjambak rambut panjang Ibu vero
B: Mulut ibu kasar sekali ya…. Denger nih… saya udah punya rekaman Ibu menyiksa pembantu-pembantu Ibu dan liat nih Saya punya bukti Ibu Veronika ternyata seorang Bandar judi . ck ck ck gimana kalo ini sampe ke tangan polisi yah?
Ibu vero terlihat kaget dan langsung membisu ketika tau Basri punya senjata ampuh membungkam dia.
V: Ma..mau lu apa..
B: Niat kami Cuma mau bantu pembantumu keluar dari sini aja sih, kasian mereka udah Ibu siksa disini
V: ya..ya udah kalian menang…. sekarang lepasin saya. Udah … udah ambil aja duit saya semua …udah
Basri mengisyaratkan temannya untuk melepas ikatan Ibu Vero.
B: Duh… tapi gimana ya buu…. Kami nafsu nih liat Ibu….

Belum sempat Ibu vero bekata dua teman saya langsung mencengkram dan membopong Ibu vero ke tengah ruangan rumahnya. Ibu vero berteriak- teriak melihat dua teman saya membuka celananya termasuk saya. Teriakan Ibu vero langsung berhenti ketika penis temi memaksa masuk mulutnya, Jaka dengan kasar membuka daster ibu vero seraya menahan tubuh ibu vero agar tidak bergerak liar.
Terlihat Ibu vero gelagapan menerima penis temi yang terus memaksa masuk di mulutnya. Pasrah akhirnya Ibu vero sudah tidak memberontak lagi temi pun leluasa menekan penisnya sampai dalam ke mulut Ibu vero sampai tersedak dan temi pun klimaks di mulut Ibu vero dia pun mudur mempersilahkan Jaka dan Basri beraksi. Basri membalik tubuh Ibu vero bermaksud mendoggy miss v Ibu vero dari belakang. Jaka menjambak rambut panjang Ibu vero dan mengarahkan kepala Ibu vero yang tertunduk hingga mendongak ke Mr. P nya dan langsung memasukan Mr. p nya ke mulut Ibu vero.
Basri mencolok colok vagina Ibu vero terlebih dahulu sampai vaginanya basah dan dengan satu sentakan memasukan penisnya ke vagina bu vero yang menjerit tertahan penis Jaka. Lima menit menggempur Ibu vero Jaka klimaks duluan di mulut Ibu vero dan melipir menyusul temi. Basri yang belum sampai, semain kencang menggoyang pantat Ibu vero yang sepertinya telah klimaks karena Basri merasakan penisnya tersiram cairan hangat. Belum juga klimaks Basri menjambak dari belakng rambut panjang kecoklatan Ibu vero yang sekarang semakin keras suara rintihannya dan Jebo lah tai macan Basri di vagina Ibu vero bersamaan dengan klimaks kedua Ibu vero. Basri pun melipir. Tubuh ibu vero terlungkup lemas di tengah ruangan seperti kehabisan tenaga.
Temi dan Jaka yang sudah fit kembali mendekati tubuh Ibu vero rupanya mereka ingin merasakan juga vagina Ibu vero. Dari samping Bisri melihat tubuh Ibu vero yang berguncang guncang di kerjai lagi dua temannya walaupun sudah separuh baya tubuh Ibu vero masih kencang seperti abege di tambah rambut panjang coklatnya yg indah membuat naik lagi nafsu Basri namun sepertinya dia sudah cukup mengerjai Ibu vero lagi. Basri kemudian mencari gunting di meja rias kamar bu Vero ternyata Basri seorang fetish memotong rambut panjang wanita juga.
Dengan posisi masih di doggy temi, Basri dari samping mengkuncir rambut Ibu vero sampai ujung lehernya. Ibu vero sepertinya sudah tidak bisa melawan mengetahui Basri akan memotong rambutnya. Kres kres kres rambut Ibu vero sepanjang 50 centi pun lepas dari kepalanya disusul temi yang memuncratkan kembali spermanya di vagina Ibu Vera.
Setelah memakai pakaian kembali mereka membopong tubuh ibu vero yang sangat lemas ke tempat tidurnya, mereka mengambil uang yang tersisa di lemari Ibu vero dan langsung pergi dari rumah itu terlihat Bodyguard masih tertidur pulas karena obat tidurnya. Seminggu setelah malam itu, penasaran Basri melihat rumah Ibu vero yang ternyata sudah kosong ditinggal pergi. Basri pun tersenyum sembari mencium potongan rambut Ibu vero di dalam mobil dan beranjak pergi dengan kemenangan.
ADS HERE !!!